Biarkan apa yang kurasakan ku tulis disini sebagai sebuah simfoni kehidupan
yang mungkin dapat dikenang di masa yang akan datang. Selalu berfikir jernih dan jauh ke depan, biarlah kita jadi pemimpi. karena sesungguhnya mimpi adalah sebuah keinginan yang sangat kuat, dan harus diwujudkan. Jadikan mimpi sebagai motifasi untuk mencapai semua tujuan.
Mendaki melintas bukit Merjalan letih menahan berat beban Bertahan di dalam dingin Berselimut kabut yang pekat Menatap jalan setapak Bertanya-tanya sampai kapankah berakhir Mereguk nikmat kopi panas Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda Bersama sahabat mencari damai Meresapi pagi mengukir cinta Ciremai berikan damainya Di dalam perjalanannya Masihkah terbersit asa Anak cucuku mencumbui dinginnya Di sana nyalimu teruji oleh ganasnya hutan rimba Namun semua tak seberapa Dibanding apa yang kita dapat
Minggu, 26 September 2010
Seperti sebelumnya, diri ini masih belum beranjak dari lamunan panjang dan melelahkan. Padahal di luar sana masih banyak yang harus dilakukan dan masih banyak pula tempat yang belum di jejaki. Sebetulnya dengan berdiam diri seperti ini hanya akan membuat otak membusuk dan dihinggapi belatung-belatung ke-pesimis-an. Memang terkadang kaki ini sulit untuk melangkah....... Karena selalu berfikir tentang apa yang terjadi di esok hari yang untuk melaluinya pun harus sedikit menyematkan hati. Walaupun sudah pasti debu-debu kehidupan akan terus menempel di atas kulit tubuh ini. Tapi itu sebanding dengan proses dan hasil yang menyegarkan hati.
Sampai saat ini untuk bermimpipun masih harus menghela nafas yang sangat dalam, karena kata orang mimpi harus dibeli. Makanya ada mimpi yang tak terbeli (kata Iwan). Sejatinya manusia sebelum berikhtiar dan berdoa sudah tentu harus punya mimpi yang harus dicapai. Tapi kebanyakan orang tidak sadar bahwa mimpi dan cara untuk mewujudkannya berbeda antara satu dan yang lain. Banyak orang saling menyalahkan terhadap bagaimana cara orang untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Padahal yang seharusnya terjadi ialah saling mendukung minimalnya, atau lebih baik membantu kalo bisa. "boro-boro mikiran batur, urang sorangan oge lieur" begitu yang malah sering terdengar. Memang hidup pada dasarnya membingungkan, tapi semua itu bisa diselesaikan kalo aja ngerti. Memang harus difikirkan sebelum bertindak, gak harus terlalu jauh yang penting dipertimbangkan dulu dari berbagai efek yang akan terjadi. Buat brader-brader gak usah putus asa, buat apa yang terjadi dalam hidup sebagai ilmu tambahan gratis. Siapa sih zaman sekarang yang gak suka GRETONGAN????? Gak usah lah berlarut-larut dalam permasalahan, ayo kita ambil tindakan, let's do it brad. Semoga kita semua dapat membeli mimpi lengkap dengan pewujudannya.Amien,,,,,
Menjelang petangpun langitpun kelam masih meneteskan hujan di pinggiran kota bandung. Sesosok tubuh lesu menanti apa yang pantas di nanti, rangkaian rupa tertunduk marah dan hampir musnah ditelan kekecewaan tuk kesekian kalinya. Entah takdir atau memang kebetulan mampir sang "naas" padaku. Tapi yang terasa hanya pilu yang membuat kaku. Sebenarnya seperti apa rasa ikhlas????yang kata orang mampu obati kecewa. Tapi sempat terfikir hanya yang tak berperasa yang pantas menyandang "si ikhlas". But my life must go on,,,, biarlah terus berjalan meski sering terperosok dalam curamnya jalan kehidupan. Meski kali ini akan terus ada dan terkenang, karena memang keadaan ini sangat hebat. Dan kau yang disana!!!! semoga mengerti dan sejenak berfikir sefaham denganku. Senjapun tiba, tanpa sengaja diri ini masih terjaga. Entah apa yang tersirat dalam hati, mungkin keadaan lalu masih kokoh bertahan dalam sini. Sungguh tak karuan tanpa tujuan..........
Malam pun masih tetap sunyi penuh arti, semilir udara mengusap pori sampai ke dalam hati. Terus terfikir tentang hidup di esok hari yang pasti lebih mendambakan arti. Tapi percuma saja, semua harus dan tetap dijalani. Walaupun terkadang kaki enggan untuk melangkah, tapi harus dan selalu dipaksakan. Biarpun debu yang menempel di sekujur tubuh bercampur dengan derasnya keringat, semua itu proses yang akan tersiram oleh segarnya hasil yang di dapat. Selalu berfikir jernih dan jauh ke depan, biarlah kita jadi pemimpi. karena sesungguhnya mimpi adalah sebuah keinginan yang sangat kuat, dan harus diwujudkan. Jadikan mimpi sebagai motifasi untuk mencapai semua tujuan. Bermimpi sampai kapanpun, sebesar apapun, dan terus jadikan sebagai awal proses untuk mewujudkannya.
bertambah panasnya dunia ini, semakin tak terasa sejuknya angin, semakin tak terdengarnya kicauan nyanyian alam. semakin hilang jernihnya air sungai, hanya keringat manusia serakah yang sering menetes dibumi, dan semakin keringnya tanah yang dia pijak tak ada lagi pohon yang tumbuh, hanya gedung yang sanggup bertahan saat ini. kemana manusia yang dulu merindukan kesejukan dan kedamaian. kini hilang, melupakan keheningan dan kesejukan udara bersih, tidak kah manusia merindukan itu semua???? sadarlah manusia serakah, masih banyak pekerjaan yang tidak harus merusak tempat tinggalmu sekarang, bumi ini rumah kita bersama, jaga dan rawatlah bumi!!!
mencoba memahami sang malam, dikala mentari pergi tenggelam. Tapi hanya gelap dan sunyi yang datang, sungguh sebuah kondisi yang ironis ketika tadi sang terang. Terima kasih bulan, kau telah memberi makna yang berarti untuk malam. Disini masih terpaku menatap hampa ke depan, tak sempat terfikir ke peraduan. Tentang apa yang akan terjadi esok yang mungkin lebih menantangku dan mengajariku. Sebuah simfoni tentang ketakutan di masa lalu masih saja mengekangku untuk terus berjalan seiring waktu, tapi mungkin akan senada dengan hari kemarin. Ada secuil kehidupanku yang harus dijalani dengan keikhlasan hati.
Sebenarnya, sebuah titik tak bervolume berarti ketiadaan, Demikianlah alam semesta muncul, Alam semesta bukanlah sesuatu yang diciptakan. Jika ia diciptakan, ia sudah pasti diciptakan oleh Tuhan dengan seketika dan dari ketiadaan. Dengan kemunculan Alam semesta, kita harus mempelajari untuk menjaganya, karena kita ada di dalamnya. Alam semesta kita belakangan terus bergolak tiada henti, termasuk planet bumi. Tidak heran, sebab temuan terbaru menyatakan bahwa dahulu alam semesta ternyata memiliki sifat seperti air. Dalam Al Qur'an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:
"Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya." (Al Qur'an, 51:47)
Kata "langit", sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini, digunakan di banyak tempat dalam Al Qur'an dengan makna luar angkasa dan alam semesta. Di sini sekali lagi, kata tersebut digunakan dengan arti ini. Dengan kata lain, dalam Al Qur'an dikatakan bahwa alam semesta "mengalami perluasan atau mengembang". Dan inilah yang kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini. Sejak terjadinya peristiwa Big Bang, alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta dengan permukaan balon yang sedang ditiup. Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan, dan ia terus-menerus "mengembang". Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang. Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi. Sebuah alam semesta, di mana segala sesuatunya terus bergerak menjauhi satu sama lain, berarti bahwa alam semesta tersebut terus-menerus "mengembang". Pengamatan yang dilakukan di tahun-tahun berikutnya memperkokoh fakta bahwa alam semesta terus mengembang. Kenyataan ini diterangkan dalam Al Qur'an pada saat tak seorang pun mengetahuinya. Ini dikarenakan Al Qur'an adalah firman Allah, Sang Pencipta, dan Pengatur keseluruhan alam semesta.
Jumat, 01 Januari 2010
Mencintai Orang Yang Spesial… Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang tetapi tidak dicintai olehnya. Tetapi lebih indah untuk mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yg kamu rasakan. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk mencintai seseorang, tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang. Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran,dan roomantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi. Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka, tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita. Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama. Perasaan itu adalah percakapan termanis yg pernah kamu rasakan. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu?? tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada. Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga!!! Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh di dalam hati mereka. Tetapi jika tidak, pastikan dia tumbuh di dalam hatimu. Ada hal yang ingin kamu dengar, tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang dari mereka kamu ingin dengar. Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun kamu tidak mendengar itu dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya. Jangan pernah berkata selamat tinggal, jika kamu masih ingin mencoba. Jangan menyerah selama kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi, bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan. Jangan melihat dari wajah, itu bisa menipu! Jangan melihat dari kekayaan,itu bisa menghilang. Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum. karena sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah. Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum. Ada saat di dalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang, kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia. Berharaplah bahwa kamu dapat bermimpi tentang dia, yang berarti mimpilah apa yang kamu impikan, pergilah kemana kamu ingin pergi, jadilah sesuai keinginan kamu, karena kamu hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia,cukup cobaan untuk membuat kamu kuat,cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia. Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain. Jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan kamu, mungkin itu menyakitkan orang itu juga. Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan, kata-kata yang kasar bisa membuat celaka, kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan, kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan menyenangkan. Permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai keinginan kita dengan kata lain kita mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka. Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal. Mereka hanya membuat segala hal yang datang dalam hidup mereka. Kebahagiaan adalah bohong bagi mereka yang menangis,mereka yang terluka, mereka yang mencari,mereka yang mencoba. Mereka hanya bisa menghargai orang-orang yang penting yang telah menyentuh hidup mereka. Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan air mata. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati. Ketika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang di sekeliling kamu tersenyum. Hiduplah dengan hidupmu,jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang di sekeliling kamu menangis. Karena kamu begitu berharga bagi orang di sekeliling kamu, tunjukkanlah cinta dari hatimu dan biarkan sekeliling kamu menyadari bahwa mereka berarti buat kamu dan kamu berarti bagi diri mereka.
Ketegaran tuk mengarungi samudra kehidupan yang selalu pasang dan surut
Dan entah dimana akan berakhir
Dan akupun harus menghadapi arus mana yang telah ku pilih sendiri
Gelombang surut biarlah menjadi pemandangan indah
Namun gelombang pasang kan slalu ku hadapi tuk menuju kebaikan
Manusia telah banyak yang mengartikan tentang hidup. Tapi masih banyak orang tidak bisa memaknai hidup itu sendiri, bahkan tidak tahu tujuan dari hidup mereka. Terkadang manusia takut akan beban di masa yang akan datang, padahal sudah pasti kan dihadapi, atau mereka juga khawatir akan sisa-sisa dari masa lalu. Manusia seharusnya lebih sadar bahwa manusia terbatas oleh waktu, ada saat lahir dan akan bertemu pula dengan kematian.
Seperti sekarang ini, aku mulai berfikir tentang hidup yang sebenarnya. Sempat terfikir hidup adalah apa yang kufikirkan dan ku inginkan, tapi aku mungkin Cuma seorang pemimpi. Kata orang mimpi adalah bunga tidur, mungkin sekarang ku tengah tertidur dalam buaian duniawi yang rumit. Tapi mimpi-mimpiku itu datang seraya dengan apa yang sedang aku harap/inginkan, begitu kuatkah harapanku sehingga terbawa mimpi? Sekrang pilihanku hanyalah menjadi seorang pemimpi, sebab mimpi datang dari kenyataan hidup dan aku harus memperjuangkan apa yang aku inginkan.
Saat menyambut kehadiran sang mentari aku masih saja tidak dapat menjaga kesucianku dari kesalahan. Aku sadar bahwa itu wajar terjadi karena aku hanyalah manusia. Tapi aku takut kesalahan-kesalahan yang ku perbuat ini menjadi hiburan semata bagiku. Perjalanan hidupku bukanlah ilusi belaka, dan kata-kataku bukanlah khayalan yang tak mungkin. Yang terpenting sekarang aku punya cita dan cinta. Semua cerita usang tak mungkin kembali dan tak pernah hilang, semua harapan di angan pasti terjadi bila ku jalani hidup hingga akhir nanti. Dan seperti itulah aku mendapat motivasi tuk menjalani hidup hingga akhir.
Hari ini kucoba melangkah tuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi diluar sana. Tapi ternyata hari ini masih sama dengan hari kemarin, orang-orang hanya sibuk mengejar sesuatu yang mereka kira itulah tujuan mereka. Sedikit yang sadar bahwa yang mereka lakukan hanyalah membuktikan adanya proses dalam pewujudan tujuan mereka. Tapi yang terjadi denganku hanyalah terdiam dan berfikir apa yang hendak kulakukan tuk mengisi hari ini. Tapi setelah terbangun dari ketidak sadaranku, aku tahu bahwa apa yang kulakukan sekarang adalah prosesku untuk mewujudkan mimpiku tadi malam yang mudah-mudahan baik.
Berkumpul dan bercengkrama dengan teman-teman yang masih sama-sama memperjuangkan perjalanan hidup. Saling bertukar cerita tentang apa yang sedang dan telah kita alami. Namun sebuah cerita membuatku tertegun dan bertanya-tanya, sebuah cerita tentang mimpi-mimpi yang mereka alami setiap malam. Ternyata mimpi-mimpi itu tak jauh berbeda dengan apa yang kudambakan selama ini. Yang terpenting saat ini adalah bersama-sama berjuang mewujudkan mimpi-mimpi itu.
Hanya letih yang terasa seiring tenggelamnya sang raja hari, dan menemaniku melangkah menuju peraduan. Kucoba merebahkan hati sejenak tuk menghela nafas kehidupan yang pahit dan membingungkan. Seperti biasa masih dalam kebingungan yang hebat dan begitu menekan kepala, entah apa yang harus kulakukan tuk menyembuhkan gundah dihati.
Langit gelap telah menutupi bumi yang gersang dan berdebu, tapi aku masih dalam ketakutan yang sangat saat menghadapinya. Aku takut malam ini tak bisa bermimpi tentang semua harapanku. Aku takut aku kehilangan apa yang telah kudambakan dengan begitu kuat dan dengan gigih harus kudapatkan. Menutup mata pun seperti begitu menyiksa batin bagiku. 14 malam sudah kulewati dengan nafas terasa sesak saat kucoba lari dari kenyataan.
Terbangun ku akhiri mimpi manis semalam, saat gelapnya malam hampir selesai. Dan ketika menyambut kehadiran sang fajar, rinduku bersemi dalam kehampaan, pupus dan gersang. Rindu tentang seseorang yang telah banyak menunjukkanku akan arti hidup yang sesungguhnya. Namun dia seakan enggan menghampiriku lalu pergi menjauh dari kenyataanku. Jiwaku terhampar di bumi tanpa denyut kehidupan, dan seakan hilang hanyut terbawa aliran sungai yang tanpa mata air.
Mengapa jiwaku begetar dan dadaku berdetak sangat kencang saat ku ingat tentang dirimu yang entah dimana. Wahai angin, tolong sampaikan kabarnya kepadaku. Atau biarlah Tuhan saja yang menyemangatiku hari ini??? Terkadang perhatian manusia hanya akan menghilangkan semua keikhlasanku. Aku juga ingin bisa menyemangati orang lain disaat berbaur, namun kucoba menguatkan diriku saat aku sendiri.
Hari ini aku harus berkaca seiring bumi yang masih berputar tetap dengan arahnya. Saat hari masih tetap sangar membakar bumi, Sebelum gelap yang begitu aku takuti untuk selamanya. Tak akan kubiarkan tubuhku tinggal sendiri tanpa jiwa, tak akan kubiarkan diriku pergi tanpa hatiku.
Kadang ku tak mampu tuk menahan rasa jemu, yang kadang membutakan hati diluar hari-hariku. Selalu kucoba tuk wujudkan gejolak dalam jiwaku, selalu kuberikan rasa rindu untukmu. Dapat kurasakan kau walau jauh dari waktuku, bukalah mata, pasanglah telingamu. Karena aku hanyalah seorang manusia yang punya begitu banyak mimpi.
Pada akhirnya tibalah waktu yang telah ditakdirkan, dan bumi-pun bicara. Bila ku mampu melukis senyuman di bibirku ini, karena itu indah. Di siang ini ingin ku langkahkan kakiku bersama ayunan langkah sahabat-sahabatku. Pasti kudapatkan dan kurasakan keramaian suasana dan ketenangan jiwa. Tetapi ketika ku lewati jalan-jalan yang berdebu dan selalu mengotori tubuhku ini. Aku takut tak ada lagi kesempatan bagiku tuk membersihkan hati dan jiwaku ini.
Memang hidup itu tak selamanya harus terus bersama, dan ada kalanya kita menatap kesendirian. Biarlah waktu yang menentukan kapan masa itu akan kita hadapi. Yang terpenting adalah bagaimana sikap kita untuk menjamu masa-masa penting yang akan kita hadapi itu. Hanya dengan semangat dan kemauan yang tinggi kita dapat melalui masa-masa itu dan menuai hasil yang positif.